Laman

Jumat, 07 September 2012

Gelandangan Pemakan Kucing Divonis 2 Tahun

Russell Christopher Hofstad

Seorang gelandangan Arizona, AS, yang menguliti, memakan daging kucing, serta mengenakan buntutnya sebagai kalung, dijatuhi hukuman penjara dua tahun, Rabu (29/8), oleh Pengadilan Tinggi Arizona, Amerika Serikat.

Russell Christopher Hofstad, gelandangan tersebut, ditangkap polisi ketika tengah memakan daging kucing yang dikulitinya, di kemahnya di sebuah lokasi pergudangan di Phoenix, Arizona. Mula-mula, polisi mendapat laporan kemalingan dari sejumlah pemilik gudang.

Ketika membuka pintu gudang, polisi mendengar bunyi-bunyian musik berkumandang keras. Polisi menemukan lelaki yang mukanya dicoret-coret, sementara di lehernya melingkar kalung ekor kucing. Hofstad mengaku membunuh dan kemudian memakan kucing itu lantaran ia kelaparan. Ia juga mengaku, memang berniat menggunakan kulit kucing itu sebagai dekorasi untuk pesta. 

Video Kucing Dengan Dua Wajah Menjadi Bintang Di Youtube


Video kucing dengan dua wajah yang beredar di youtube membuat si kucing menjadi bintang di youtube. Kucing yang bernama Venus itu memiliki kelainan bulu berbeda warna pada kedua sisi wajahnya. Pada wajah sebelah kiri berwarna kuning sedangkan pada wajah sebelah kanan berwarna hitam pekat. Kucing unik ini dikatakan mirip dengan musuh Batman, yaitu two face.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (27/8), bulu di wajah Venus sebelah kiri berwana kuning dan di bagian kanan hitam pekat. Bahkan rona kedua matanya saja berbeda, yaitu biru dan hijau.
Kucing betina ini mengalami kelainan gen biasa disebut heterochromia. Akan tetapi, Venus bukanlah satu-satunya kucing yang mengalami kelainan tersebut. Tercatat kucing dengan bulu berbeda di satu tubuh termasuk jenis Chimaera.
Venus The Amazing Chimera Cat
Gambar Venus The Amazing Chimera Cat
Kucing yang bernama panggilan Venus ini setidaknya merasa beruntung karena sang pemilik sayang kepadanya. Bahkan seringkali merekam kegiatan Venus di waktu senggangnya. Venus setidaknya menjadi terkenal dan mempunyai banyak penggemar semanjak perempuan 37 tahun asal Amerika Serikat dengan nama akun VenusMommy itu mengunggah rekaman kegiatan si kucing unik ini ke situs berbagi video milik google, Youtube.
Setiap kali video diunggah, penonton mencapai ratusan ribu. Sungguh fantastis. Bahkan salah satu videonya yang bertajuk “Venus the Chimera split face” telah dilihat sebanyak 343,240 penonton dengan jumlah 2,099 like dan 21 dislike hanya dalam waktu seminggu saja. Video tersebut diupload pada tanggal 21 Agustus 2012 dan pada tanggal 27 Agustus sudah mencapai sedemikian banyaknya yang menonton.
Kabarnya, kini Venus telah memiliki halaman facebook sendiri dan sudah berteman dengan 27 ribu orang.https://www.facebook.com/VenusTheAmazingChimeraCat itulah halaman facebooknya.
Bila anda penasaran ingin menyaksikan salah satu videonya silahkan disimak berikut ini :

Sofa Khusus Untuk Kucing Kesayangan


Bagi Anda yang memiliki hobi memelihara kucing dan bermimpi bisa memberikan rumah khusus bagi kucing -kucing Anda, mungkin sebentar lagi impian itu dapat terwujud. Berbagi sofa dengan kucing kesayangan Anda mungkin menyenangkan.
Namun, jangan lupa, sisa-sisa bulu dan cakaran mereka di sofa sudah pasti tertinggal. Untuk itu, jika menginginkan sarana yang solutif untuk Anda dan kucing kesayangan Anda, Seungji Mun, seorang perancang produk sofa asal Korea punya jawabannya.
Seungji Mun melihat adanya perkembangan jumlah pemilik kucing di Korea. Sayangnya, makin terbatasnya lahan akan menyulitkan pemilik kucing untuk membuat kucing kesayangannya tetap aktif.
Temuan Seungji Mun adalah sebuah sofa nyaman dan terintegrasi dengan tempat bermain untuk kucing. Sofa ini memiliki "terowongan" bagi kucing untuk bermain, yang juga berfungsi sebagai tempat lengan Anda dan tempat bersandar. Dengan demikian, kucing Anda dapat bermain, bersandar, dan berlari di dalam "terowongan", sementara Anda tetap bisa rileks.
Menurut situs pribadi Seungji Mun, sofa ini dibuat berdasarkan hasil analisa dan observasi pada perilaku kucing. Penelitian telah dilakukan oleh para pakar dan penelitian yang memadai. Sofa ini mungkin masih membutuhkan perbaikan dalam segi bentuk.
Nah, berminatkah Anda dengan membeli model sofa ini?

Venus, Kucing Misterius Berwajah Dua


Venus adalah kucing paling misterius di dunia. Kucing ini punya ciri-ciri yang belum bisa dijelaskan dengan gamblang secara sains. Venus punya dua wajah dan bermata biru.

Venus telah memiliki laman Facebook sendiri, demikian juga video di Youtube. Akun jejaring sosial milik kucing ini telah dilihat oleh jutaan orang. Keunikan venus menuai kekaguman.

Wajah Venus terbagi dua. Salah satu sisi wajah kucing ini berwarna hitam dengan mata hijau. Sementara, sisi lainnya berwarna coklat oranye dengan mata biru. Wajah kucing ini tepat "terbelah" di tengah.

Mata Venus juga berwarna biru, padahal mata kucing sejenisnya biasanya berwarna kuning atau hijau. Mata biru biasanya didapatkan pada jenis kucing Siamese atau kucing yang sebagian besar tubuhnya berwarna putih. 

Leslie Lyons, profesor dari University of California, Davis, yang mempelajari genetika kucing mengatakan, "Dia (Venus) sangat-sangat langka. Tapi Anda bisa menjelaskan dan memahaminya."

Seperti dikutip National Geograpfic, Jumat (31/8/2012), Lyons menambahkan, "Dia adalah salah satu misteri."

Banyak laporan menjelaskan bahwa Venus adalah chimera. Dalam mitologi, chimera adalah monster yang merupakan gabungan dari beragam hewan. Sementara, kucing chimera adalah kucing dengan dua tipe DNA, terjadi karena fusi dua embrio.

Kucing chimera tidaklah langka. Banyak kucing jenis tortoiseshell jantan yang merupakan chimera. Warna hitam dan spot berwarna oranye menandai bahwa kucing memiliki ekstra kromosom X.

Namun demikian, kuciong betina sudah memiliki dua kromosom X. Jadi, bintik oranye bisa muncul tanpa adanya ekstra kromosom X. Jadi, jelas bahwa Venus bukanlah chimera.

Untuk mengetahui bagaimana Venus bisa memiliki karakteristik itu, tes DNA perlun dilakukan. Lyons menuturkan, sampel DNA dari masing-masing sisi wajah bisa diambil dan dianalisis. 

Lyons menduga, ciri tersebut muncul karena proses perkmbangan Venus. Pada awalnya, gen yang menentukan pewarnaan hitam bekerja di salah satu sisi wajah dan gen pewarnaan oranye di wajah lain. Ketika berkembang, dua bagian bertemu tepat di tengah, menghasilkan kucing yang punya dua wajah.